ASUHAN KEPERAWATAN PADA ANAK DHF

KATA PENGANTAR

 

Puji dan syukur penulis penjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa Karena atas rahmat dan berkat-Nya lah penulis dapat menyelesaikan makalah  ini.Salawat serta salam tak lupa pula kami ucapkan kepada nabi besar Muhammad SAW beserta pengikut beliau dari dahulu, sekarang, dan hingga hari akhir nanti.

Penulis menyusun makalah ini bertujuan agar pembaca dapat memahami dan mengerti tentang “ASKEP PADA ANAK DENGAN DHF”. Dalam penyusunan makalah ini penulis banyak mendapat kesulitan dan masalah. Namun berkat bimbingan dan pengarahan dari berbagai pihak, penulis akhirnya dapat menyelesaikan makalah ini tepat pada waktunya. Untuk itu, pada kesempatan ini penulis ingin menyampaikan  ucapan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada Ibu Ns.Siti Aisyah Nur,S.kep,  Selaku dosen pengajar mata kuliah KEPERAWATAN ANAK yang telah memberikan kami bimbingan serta pengajaran kepada kami sehingga kami dapat menyelesaikan hasil makalah kami ini dan kepada teman-teman yang telah mendukung dan telah memberikan banyak masukan untuk menyelesaikan makalah ini.

Penulis mohon maaf apabila makalah ini tidak sesuai dengan apa yang diinginkan pembaca. Oleh sebab itu, kritik dan saran yang membangun dari pembaca sangat penulis harapkan sehingga memajukan dalam  pembuatan makalah berikutnya.

Akhir kata penulis mengucapkan banyak terima kasih.

 

 

 

Padang,           oktober 2012

 

Penulis

 

 

BAB I

PENDAHULUAN

 

  1.  LATAR BELAKANG

Dengue haemoragi fever (DHF) adalah penyakit yang disebabkan oleh virus dengue sejanis virus yang tergolong arbovirus dan masuk kedalam tubuh penderita melalui gigitan nyamuk aedes agypty dan alborictus.Nyamuk ini banyak berkembang  biak pada tempat-tempat yang tergenang air dan tempat lembab. Penyakit DHF dapat menyerang siapa saja terutama pada anak-anak sampai dewasa serta seringkali menyebabkan kematian bagi penderita.

 

  1. TUJUAN

1. Tujuan Umum

    Tujuan dari penulisan makalah ini agar kita semua tahu terutama kita sebagai mahasiswa akademi keperawatan lebih mendalami tentang penyakit DHF dan juga mahasiswa mengetahui asuhan keperawatan pada anak dengan penyakit DHF.

2. Tujuan Khusus

  • Agar mahasiswa mengetahui apa ituDHF
    • Untuk mengetahui etiologi penyakit DHF pada anak
    • Untuk Mengetahui Manifestasi Klinis dari DHF pada anak
    • Mahasiswa dapat Menjelaskan Patofisiologi DHF pada anak
    • Untuk mengetahui asuhan keperawatan  tentang penyakit DHF

 

 

 

 

 

 

BAB II

        TINJAUAN TEORITIS

 

  1.  DEFENISI

Dengue haemorhagic fever (DHF) adalah penyakit yang terdapat pada anak dan orang dewasa dengan gejala utama demam, nyeri otot dan nyeri sendi yang disertai ruam atau tanpa ruam. DHF sejenis virus yang tergolong arbo virus dan masuk kedalam tubuh penderita melalui gigitan nyamuk aedes aegypty (betina) (Seoparman , 1990).

            Dengue haemoragi fever (DHF) adalah penyakit yang disebabkanoleh virus dengue sejanis virus yang tergolong arbovirus dan masuk kedalam tubuh penderita melalui gigitan nyamuk aedes agypty dan alborictus.Nyamuk ini banyak berkembang  biak pada tempat-tempat yang tergenang air dan tempat lembab. Penyakit DHF dapat menyerang siapa saja terutama pada anak-anak sampai dewasa serta seringkali menyebabkan kematian bagi penderita.

  1. B.   ETIOLOGI

Virus dengue sejenis arbovirus,

Virus dengue tergolong dalam family Flavividae dan dikenal ada 4 serotif, Dengue 1 dan 2 ditemukan di Irian ketika berlangsungnya perang dunia ke II, sedangkan dengue 3 dan 4 ditemukan pada saat wabah di Filipina tahun 1953-1954. Virus dengue berbentuk batang, bersifat termoragil, sensitif terhadap in aktivitas oleh diatiter dan natrium diaksikolat, stabil pada suhu 70 oC.Keempat serotif tersebut telah di temukan pula di Indonesia dengan serotif ke 3 merupakan serotif yang paling banyak.

 

C. MANIFESTASI KLINIK

ü  Demam tinggi selama 5-7 hari

ü  Perdarahan, terutama perdarahan di bawah kulit : ptechie,ekhimosis, hematoma.

ü  Sakit kepala

ü  Pembekakan sekitar mata

ü  Pembesaran hati, limpa, dan kelenjar getah bening

ü  Tanda tanda renjatan (sianosis, kulit lembab dan dingin, tekanan darah menurun, gelisah, capillary refill lebih dari dua detik, nadi cepat dan lemah)

ü  Epistaksis, hematemesis, melena, hematuri

ü  Mual, muntah, tidak ada nafsu makan, diare konstipasi,

ü  Nyeri otot, tulang sendi, abdomen dan ulu hati

 

D. PATOFISIOLOGI

Terjadinya trobositopenia, menurunnya fungsi trombosit dan menurunnya faktor koagulasi (protombin dan fibrinogen) merupakan factor penyebab terjadinya perdarahan hebat , terutama perdarahan saluran gastrointestinal pada DHF.

Yang menentukan beratnya penyakit adalah meningginya permeabilitas dinding pembuluh darah , menurunnya volume plasma , terjadinya hipotensi , trombositopenia dan diathesis hemorrhagic , renjatan terjadi secara akut.

Nilai hematokrit meningkat bersamaan dengan hilangnya plasma melalui endotel dinding pembuluh darah. Dan dengan hilangnya plasma klien mengalami hipovolemik. Apabila tidak diatasi bisa terjadi anoxia jaringan, acidosis metabolic dan kematian.

 

E. PEMERIKSAA PENUNJANG

pemeriksaan laboeratorium

        Darah

ü Trombosit menurun.

ü  HB meningkat lebih 20 %

ü  HT meningkat lebih 20 %

ü Leukosit menurun pada hari ke 2 dan ke 3

ü  Protein darah rendah

ü  Ureum PH bisa meningkat

ü  NA dan CL rendah

 

F. PENGOBATAN

ü  Pemberian cairan melalui infus.

ü  Pemberian makanan lunak .

ü   Pemberian obat-obatan : antibiotic, antipiretik,

ü  Anti konvulsi jika terjadi kejang

ü   Monitor tanda-tanda vital ( T,S,N,RR).

ü  Monitor adanya tanda-tanda renjatan

ü   Monitor tanda-tanda perdarahan lebih lanjut

ü   Periksa HB,HT, dan Trombosit setiap hari.

 

  1. CARA PENCEGAHAN

ü  Untuk mencegah dhf, nyamuk penularannya harus diberantas, sebab vaksin untuk mencegahnya belum ada

ü  Untuk mengatasinya maka jentik jentiknya harus diberantas atau sarang sarangnya hrus diberantas

ü  karena tempat perkembangannya biasa di rumah rumah dan tempat tempat umum, maka setiap keluarga harus melaksanakan PSN-D

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

BAB III

ASKEP TEORITIS

 

  1. PENGKAJIAN
  • Kaji riwayat keperawatan
  • Kaji adanya peningkatan suhu tubuh, tanda tanda perdarahan, mual muntah, tidak nafsu makan, nyeru ulu hari, nyeri otot dan sendi, tanda tanda renjatan(denyut nadi cepat dan lemah), hipotensi, kulit dingin lembab, terutama pada ekstemitas, sianosis, gelisah dan penurunan kesadaran
  •  Mengkaji data dasar, kebutuhan bio-psiko-sosial-spiritual pasien dari berbagai sumber (pasien, keluarga, rekam medik dan anggota tim kesehatan lainnya).
  •  Mengidentifikasi sumber-sumber yang potensial dan tersedia untuk memenuhi kebutuhan pasien.

 

v  DIAGNOSA KEPERAWATAN

  • Kekurangan volume cairan berhubungan dengan peningkatan

suhu tubuh

ü  Intervensi

-            Pantau tanda tanda vital
Rasional: Dengan mementau tanda tanda vital klien dapat mengetahui keadan umum klien

-            Anjurkan klien kompres hangat
Rasional: kompres hangat dapat memindahkan panas kemedia
– Anjurkan Klien memakai pakaian  yang menyerap keringat

-            Anjurkan klien banyak minum

         Rasional: dengan banyaknya pemasukan dapat mengurangi dehidrasi

-            Kolaborasi dengan dokter pemberian obat turun panas

       Rasional: untuk mempercepat proses penyembuhan klien sesuai indikasi

 

 

                                       BAB IV

PENUTUP

 

  1. KESIMPULAN

   Dengue haemoragi fever (DHF) adalah penyakit yang disebabkanoleh virus dengue sejanis virus yang tergolong arbovirus dan masuk kedalam tubuh penderita melalui gigitan nyamuk aedes agypty dan alborictus.Nyamuk ini banyak berkembang  biak pada tempat-tempat yang tergenang air dan tempat lembab. Penyakit DHF dapat menyerang siapa saja terutama pada anak-anak sampai dewasa serta seringkali menyebabkan kematian bagi penderita.adapun tanda dan gejala ;Sakit kepala,Tanda tanda renjatan (sianosis, kulit lembab dan dingin, tekanan darah menurun, gelisah, nadi cepat dan lemah),Mual, muntah, tidak ada nafsu makan, diare konstipasi, Nyeri otot, tulang sendi, abdomen dan ulu hati

 

  1. SARAN

Penulis menyadari makalah ini masih jauh dari kesempurnaan maka dengan adanya makalah ini, diharapkan pembaca dapat memahami tentang penyakit asma bronhkial,dan khususnya bagi penulis.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

DAFTAR PUSTAKA

 

 

Buku ajar IKA infeksi dan penyakit tropis IDAI Edisi I. Editor : Sumarmo, S Purwo Sudomo, Harry Gama, Sri rejeki Bag IKA FKUI jkt 2002.

Christantie, Effendy. SKp, Perawatan Pasien DHF. Jakarta, EGC, 1995

Prinsip – Prinsip Keperawatan Nancy Roper hal 269 – 267

 

 

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s